Sinyalemen yang dilontarkan Teten Masduki, Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW), pada harian Serambi Indonesia (Minggu, 08 Agustus 2004), sepatutnya membuat semua rakyat Aceh gelisah dan panik. Teten memprediksikan bahwa Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) bakal menjadi daerah sangat miskin dan sengsara apabila dana bagi hasil sumber daya minyak dan gas (Migas) tidak dikelola dengan baik dan benar. Prediksi ini bukanlah hal yang mustahil terjadi mengingat Migas-lah sumber andalan pembangunan NAD sekarang dan pada masa akan datang. Sinyalemen negatif seperti ini tidak saja timbul dari para pakar yang menguasai data dan fakta, bahkan prediksi ini juga datang dari rakyat lapisan bawah (grassroot) yang menunjukkan kepasrahan mereka tentang kondisi pembangunan Aceh sekarang dan harapan mereka pada masa depan.
ADIC 6 - SIXTH ACEH DEVELOPMENT INTERNATIONAL CONFERENCE 24.03.2017
8 tahun yang lalu